EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

a life long learner

Resume: Dasar Komputasi

diposting oleh eki-tunjungsari-fst10 pada 21 May 2012
di Umum - 6 komentar

Operating System

Operating system atau OS adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web. Dalam kata lain, Operating System adalah perangkat lunak yang berfungsi sebagai jembatan antara aplikasi dan perangkat keras dimana aplikasi tersebut dijalankan. Ketika sebuah aplikasi mebutuhkan akses ke perangkat keras, misalnya saat menyimpan data ke disk, maka proses tersebut dilakukan oleh aplikasi melalui perantara sistem operasi.

Terdapat beberapa jenis OS yang kita kenal, antara lain Unix, DOS, Novell OS, Windows, Linux,  Macintosh, Solaris, serta Free BSD. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut dari masing-masing OS:

  1. DOS. Sistem operasi yang merupakan cikal bakal dari Microsoft Windows. Ciri khasnya yaitu berupa teks putih dengan latar belakang hitam. Kita bisa mencobanya lewat Start Windows – Run, lalu ketik cmd.
  2. Novell Operating System. Kelebihan: kecepatan komunikasi antar PC dalam sebuah LAN (Local Area Network) yang baik, manajemen jaringannya mudah, perangkat besar (space disk, memori) hanya pada computer yang digunakan sebagai server. Kekurangan: berbasis DOS sehingga mode operasinya tidak grafis.
  3. Microsoft Windows. Merupakan OS yang paling popular di kalangan awam yang dikembangkan menggunakan antarmuka dengan pengguna berbasis grafik. Kelebihan: penggunaan yang mudah, jika terjadi kerusakan user dapat dengan mudah memperbaiki atau menginstal ulang. Kekurangan: harga CD windows original relative mahal dan hanya dapat digunakan di satu computer, Pengubahan konfigurasi yang mendasar jarang dapat dilakukan dengan berhasil.
  4. LINUX. Linux merupakan nama yang diberikan kepada system operasi computer bertipe UNIX. LINUX merupakan OS open source, yaitu OS yang dapat dikembangkan oleh semua orang dengan bebas. Kelebihan: dapat diperoleh secara gratis. Kekurangan: sulit dipelajari dan dipahami
  5. MACINTOSH. Merupakan OS yang khusus diciptakan untuk computer Macintosh dan tidak kompatibel pada computer berbasis IBM.
  6. FREE BSD. FreeBSD adalah sebuah sistem operasi bertipe Unix bebas yang diturunkan dari UNIX AT&T lewat cabang Berkeley Software Distribution (BSD).

Operating System ≠ Firmware

  Ketika membicarakan Operating System, terkadang kita menyamakannya dengan firmware, padahal kenyataannya tidak seperti itu. Firmware merupakan kode level rendah yang diperlukan agar computer dapat beroperasi meskipun semua software di dalamnya dihapus. Firmware melaksanakan suatu bagian dalam computer, sedangkan software membuat bagian tersebut menjalankan sesuatu yang lain. Contohnya: firmware membuat CD Drive dapat beroperasi, software membuatnya menjalankan proses burning. Operating System bertugas untuk menjembatani firmware dan software. Jika OS dapat di-upgrade dengan cara di-instal, sedangkan firmware dapat di-upgrade dengan cara di-flash.

Pada OS, contohnya Microsoft Windows (sebelum Vista), terdapat API (Application Programming Interface). API merupakan sekumpulan fungsi-fungsi eksternal yang terdapat dalam file perpustakaan Windows (Windows Library atau library lainnya yang dapat digunakan oleh programmer. Fungsi ini dapat menangani semua yang berhubungan dengan Windows, kotak dialog (buka file, simpan file, memilih font, dll), Windows Shell, setting system operasi, penanganan file, mengakses system registry, memainkan music, dll. Fungsi ini menyediakan banyak fitur-fitur standar untuk semua program yang berbasis windows.

Selain itu, pada OS Windows terdapat direktori .dll (Dynamic Link Library). DLL merupakan library windows berupa kode yang sudah dikompilasi dan dapat digunakan oleh program lain. Bila meletakkan fungsi dan subrutin ke dalam DLL akan membuat fungsi dapat diakses oleh semua program pada saat bersamaan. DLL biasanya ditulis dengan bahasa C/C++, Delphi, atau bahasa lainnya yang mendukung system operasi windows. Kita dapat mengakses file-file dll dengan membuka folder WINDOWS (pada Local Disk) lalu membuka folder System atau System32 (pada Windows 7).

berbeda dengan Linux, Windows memiliki komponen Registry yang berupa tempat penyimpanan informasi mengenai setelan dan konfigurasi yang dibutuhkan untuk menjalankan software pada hardware. Konfigurasi ini berbeda-beda untuk setiap software yang diaplikasikan pada hardware. Registry pertama kali diperkenalkan di dalam sistem windows sebagai penampung informasi mengenai pemetaan berkas beserta aplikasinya dan kemudian dikembangkan menjadi basis data dengan cakupan yang luas pada sistem operasi sistem keluarga Windows NT. Registry dapat diubah, ditambahkan, maupun dikurangi oleh user melalui Registry Editor. Registry editor dapat diakses dengan cara menekan Windows+R (run) --> ketik regedit --> enter --> muncul registry editor seperti gambar di bawah ini: 

Read more : http://unik-informatika.blogspot.com/2012/05/apa-itu-registry-windows.html#ixzz1vWoJKwWK

 

 

Sources:

http://sufyan-doank.blogspot.com/2009/12/macam-sistem-operasi-kelebihan-dan.html

http://in.answers.yahoo.com/question/index?qid=20090317222004AAqmE8b

 

penjelasan di atas merupakan dasar-dasar yang harus kita pahami sebelum mempelajari ilmu komputasi secara lebih mendalam.

Comments, questions, or criticism are welcomed here :)

thanks

6 Komentar

hafidha aristien

pada : 21 May 2012


"bisa dijelasin nggak kak cara mengupgradi firmware dengan cara "flash" itu diapakan?

selain itu, apa memang yang membuat LINUX susah dipelajari kak?"


RIZKI FIRSTA WAHYULISWARI

pada : 07 June 2012


"Berarti linux itu gak punya sistem registry kayak windows ya Ki?"


EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

pada : 20 June 2012


"@ Hafidha
jadi begini, hafidha..
beberapa firmware tidak bisa di-edit (non-rewritable) sementara beberapa firmware lain dapat di-upgrade. Proses meng-upgrade dilakukan dengan menghubungkan device (yang firmwarenya hendak di-upgrade) dengan PC. Lalu, kita menjalankan konfigurasi khusus melalui software yang telah disediakan manufacturer dari device tersebut. Software maupun konfigurasi yang diperlukan tentunya berbeda untuk setiap manufacturer-nya. Proses peng-upgrade-an itulah yang dinamakan flashing firmware.
untuk lebih jelasnya, berikut saya berikan contohnya:

SMARTPHONE SAMSUNG
pada smartphone Samsung, kita tidak dapat mengakses firmware Android melalui perangkat. untuk dapat mengaksesnya, pengguna harus terlebih dulu menginstal software Odin atau Kies (bawaan dari samsung).
ketika online, Kies akan terhubung langsung dengan database Samsung dan mendeteksi apabila ada firmware Android terbaru dari Samsung. cara upgrade menggunakan Kies adalah sbb:
# buka Kies yang paling update
# hubungkan perangkat dengan PC
# Kies akan mendeteksi apabila ada firmware Android terbaru
# klik UPDATE
# proses download firmware oleh Kies
# perangkat akan me-restart lalu muncul tulisan downloading
# setelah selesai, perangkat akan restart kembali
# proses backup oleh Kies
# Selesai

flashing firmware biasanya dilakukan untuk meningkatkan performa perangkat.
"


EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

pada : 20 June 2012


"tambahan untuk hafidha..
sebenarnya komentar bahwa Linux itu susah dipelajari adalah komentar yang subyektif sekali :)
beberapa orang menganggapnya susah dipelajari karena faktor kebiasaan menggunakan OS lain, atau karena tidak familiar dengan programming (apalagi pengoperasian linux yang dulu masih memakai syntax2 tertentu).
namun ada pula yang menganggap linux mudah dipelajari karena perkembangan linux itu sendiri yang menjadi semakin user-friendly.
:)"


EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

pada : 28 June 2012


"@rizki

nggak ke. registry hanya berlaku di Windows. Untuk OS multiplatform yang lain (seperti linux), konfigurasi-konfigurasi program ditulis dalam file text yang bisa diedit oleh administratornya. pendekatan ini menguntungkan, karena kalau misalnya admin mengubah-ubah konfigurasi program tapi ternyata messed up, yang tidak bisa berfungsi hanyalah satu program itu. Tapi kalau di windows kita mengedit registry tapi messed up, bisa-bisa harus install ulang.
:)"


EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

pada : 28 June 2012


"@keke
biasanya file konfigurasi program di linuk memiliki ekxtensi .conf
kalau mau menelusuri satu per satu, bisa dilihat di /etc
:)"


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :