EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

a life long learner

Komponen Kecerdasan Robot Humanoid

diposting oleh eki-tunjungsari-fst10 pada 30 September 2013
di Pemodelan Fisiologi - 0 komentar

Kepintaran Robot Humanoid saat ini sudah sangat berkembang dibandingkan dengan satu dekade yang lalu.  Hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya fungsi yang dilakukan oleh robot humanoid saat ini. Pada dasarnya, ada beberapa blok yang membangun perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) robot. Blok-blok tersebut antara lain: penglihatan robot menggunakan webcam atau machine vision, natural language processing dan machine learning, pemahaman common sense, gerakan robotik, serta interaksi robot-manusia-robot. Banyak riset sedang dikembangkan di area-area tersebut agar nantinya robot mirip manusia (humanlike robot) dapat diciptakan.

ROBOT MACHINE VISION

Sepuluh tahun yang lalu, kecepatan prosesor tidak cukup untuk dapat memfasilitasi pemrosesan citra bergerak secara real time. Karena itulah saat itu penglihatan robot menggunakan gelombang sonar untuk mengetahui jarak objek terhadap robot. Saat ini, prosesor yang digunakan dalam robot humanoid cukup cepat untuk menangani pemrosesan citra video secara real time yang memungkinkan face recognition serta respon yang sesuai.

 

PEMROSESAN BAHASA NATURAL

Natural Language Processing adalah salah satu area yang gencar ditekuni para peneliti untuk membuat robot menjadi sepintar manusia. Natural Language Processing adalah kemampuan yang dimiliki robot humanoid yang memungkinkannya untuk memahami bahasa natural manusia. Dengan adanya kemampuan ini, robot humanoid diharapkan dapat mendengar, memahami, dan merespon dengan pembelajaran atau kepatuhan akan perintah manusia. Salah satu contoh robot humanoid yang memiliki kemampuan ini adalah Honda’s ASIMO.

 

MACHINE LEARNING

Machine Learning adalah suatu area penelitian yang mengembangkan kemampuan learning by doing robot. Dengan kemampuan ini, robot tidak lagi memerlukan intelejensi manusia untuk dapat mempelajari sesuatu. Tujuan dari machine learning adalah untuk menuliskan dan mengembangkan algoritma yang membuat komputer dan robot dapat memperbaiki kemampuannya sepanjang waktu tanpa harus diperintahkan secara eksplisit oleh manusia. Algoritma tersebut akan membuat robot bereksperimen untuk menemukan cara terbaik untuk menyelesaikan tugasnya. Contohnya, apabila biasanya programmer memrogram robot untuk berjalan dengan sudut dan kecepatan tertentu, machine learning memungkinkan programmer untuk menuliskan algoritma yang membuat robot berkesperimen tentang cara berjalan yang paling efektif untuk mereka.

Agar dapat benar-benar menjadi seperti manusia, humanoid robot perlu dilengkapi dengan kecerdasan untuk masing-masing tugas individual. Apabila diletakkan secara bersama-sama, tipe-tipe kecerdasan yang berbeda ini akan membentuk perilaku dan pemikiran yang mirip dengan manusia.

ROBOT HUMANOID DI INDONESIA

Perkembangan robot humanoid di Indonesia sejauh ini adalah dalam meniru fungsi-fungsi fisik manusia, seperti berjalan, menari, serta bermain sepak bola. Pengembangan robot humanoid untuk difungsikan dalam ranah medis masih sangat jarang ditemukan di Indonesia. Bahkan penggunaan sistem robotik dalam dunia medis saja masih jarang digunakan di rumah sakit-rumah sakit. Sistem robotik yang mungkin diimplementasikan di Indonesia saat ini adalah mesin robot selain di area surgery. Contohnya adalah lengan robot yang menggerakkan probe USG, lengan tomograf, elektroda Shortwave Diathermy, serta alat-alat rehabilitasi medis.

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :