EKI FITRIENDI TUNJUNGSARI

a life long learner

Kupas Jurnal Pemodelan Fisiologi Part 1

diposting oleh eki-tunjungsari-fst10 pada 12 October 2013
di Pemodelan Fisiologi - 0 komentar

Kali ini saya akan mengupas Jurnal Pemodelan Fisiologi berjudul A Biomechanical Model of Swallowing for Understanding the Influence of Saliva and Food Bolus Viscosity on Flavour Release yang ditulis oleh Clement De Loubens, Albert Magnin, Marion Doyennette, Ioan Cristian Trelea, dan Isabelle Souchon yang dipublikasikan oleh Journal of Theoritical Biology.

 

Saat ini banyak dilakukan formulasi makanan untuk menjadikannya lebih sehat bernutrisi serta menyesuaikannya dengan kebutuhan orang tertentu (dengan kesulitan menelan) tanpa mengurangi kualitas organoleptiknya seperti rasa dan tekstur. Ternyata kualitas organoleptik tersebut dipengaruhi oleh proses fisiologis transformasi makanan yang terjadi ketika mengunyah dan menelan.

       Proses menelan produk makanan liquid dan semi-liquid menyebabkan terbentuknya film tipis yang melapisi mukosa faring. Yang dimaksud dengan produk makanan adalah makanan yang telah diproses secara mekanis di mulut. Lapisan film tipis tersebut menyebabkan sifat dinamis dari pelepasan aroma makanan. Pengaruh dari rheologi produk makanan liquid dan semi-liquid terhadap pelepasan dan persepsi aroma masih diperdebatkan karena jenis makanan yang telah diteliti memiliki rheologi yang berbeda-beda. Terlebih lagi, analisa-analisa tersebut agak membingungkan karena sifat rheologis dan fisiokimia produk makanan adalah faktor yang saling mempengaruhi. Untuk mengetahui tentang proses tersebut, maka kita harus mempelajari fenomena fisis yang menyebabkan pelapisan mukosa faring.

De Loubens dkk mendeskripsikan bahwa lapisan tipis yang melapisi mukosa faring terbentuk dari refluks lemah yang terjadi saat terjadi gerakan peristalsis antara pangkal lidah dan dinding posterior faring. Pada wilayah tersebut, gelombang peristalsis ekuivalen dengan proses pelapisan menggulung maju. Berdasarkan analisa fisiologis tersebut, model mekanika fluida yang mempertimbangan lubrikasi oleh air liur (saliva) dikembangkan. Pada studi saat ini, para peneliti mempertimbangkan bahwa peristalsis faring ekuivalen dengan proses pelapisan menggulung maju dengan permukaan yang dilubrikasi dan dapat terdeformasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengembangkan model elastohidrodinamik dari peristalsis faring untuk memahami peran dari saliva dan bolus makanan terhadap pelapisan mukosa faring.

 

(to be continued)


Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :